PARANGKUSUMO LIVE Memuat waktu... Kretek, Bantul, D.I. Yogyakarta
Himbauan SAR Linmas: Wisatawan diimbau menikmati pemandangan di bibir pantai dan TIDAK berenang ke tengah ombak karena karakteristik palung laut (rip current).
Pos Pantau SAR
Titik Awal Garis Imajiner Sumbu Filosofi Yogyakarta

Pesona Sakral & Senja Lembayung Pantai Parangkusumo

Menyaksikan deburan ombak megah Samudra Hindia di atas hamparan pasir besi hitam vulkanik, meresapi jejak sejarah agung Cepuri, dan menikmati ketenangan senja di pesisir selatan Yogyakarta.

Tiket Retribusi TPR Resmi
Rp 15.000
Dari Titik Nol Km Jogja (30 km)
± 45 Menit
Akses Terbuka (Sunset 16.30 - 18.00)
24 Jam
Pesona Sakral & Senja Lembayung Pantai Parangkusumo
Cagar Budaya Pesisir Selatan

Garis Samudra Hindia

Kretek, Bantul, D.I. Yogyakarta Buka 24 Jam 8°01'24.8"S 110°19'19.2"E
Informasi Tiket & Fasilitas

Rincian Biaya Kunjungan Resmi

Pemerintah Kabupaten Bantul menerapkan sistem retribusi terpadu di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Selatan. Satu tiket retribusi sudah mencakup akses ke Pantai Parangtritis, Parangkusumo, hingga Depok.

Tiket Retribusi Wisatawan (TPR Induk)
Sudah termasuk asuransi perlindungan Jasa Raharja dan akses Parangtritis & Depok
Rp 15.000 / orang
Parkir Sepeda Motor
Area parkir resmi berkanopi di sekitar pelataran Cepuri & pesisir pantai
Rp 3.000
Parkir Mobil Pribadi / Minibus
Area parkir luas, beraspal, dan terpantau dekat deretan warung kuliner
Rp 5.000 - Rp 10.000
Sewa Bendi / Andong Pantai Tradisional
Kapasitas 3-4 penumpang dengan rute menyusuri pasir Parangkusumo ke Parangtritis
Rp 50.000 - Rp 70.000
Sewa Tikar Duduk & Payung Pantai Santai
Disediakan warga lokal, dapat digunakan santai sepuasnya menanti matahari terbenam
Rp 20.000 - Rp 30.000
Sewa Papan Sandboarding (Gumuk Pasir)
Termasuk lilin pelicin dan panduan teknik berseluncur dari instruktur lokal
Rp 50.000 / papan
Nilai Sejarah & Kearifan Budaya

Situs Sakral Cepuri & Pertemuan Panembahan Senopati

"Parangkusumo bukan sekadar pesisir dengan deburan ombak Samudra Hindia. Di sinilah ruang kontemplasi sakral bermula—tempat bertemunya manusia dengan keagungan alam semesta, yang mengawali garis lurus Sumbu Filosofi menuju Panggung Krapyak, Keraton, dan Gunung Merapi."

Di dalam kompleks berpagar putih Cepuri Parangkusumo, terdapat dua batu hitam keramat yang dikenal sebagai Batu Gilang atau Batu Cinta. Berdasarkan Babad Tanah Jawi, di atas batu inilah Danang Sutawijaya (Panembahan Senopati) bertapa mendekatkan diri kepada Sang Khalik sebelum mendirikan Dinasti Kesultanan Mataram Islam, hingga dipertemukan dengan penguasa laut selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Situs Cepuri Parangkusumo

Kompleks Cepuri Parangkusumo

Lokasi Ziarah Budaya & Titik Awal Labuhan Ageng Keraton Ngayogyakarta

Eksplorasi Lengkap

Pesona & Aktivitas Pesisir Parangkusumo

Setiap sudut Pantai Parangkusumo menyajikan pengalaman yang berbeda: dari ketenangan senja pasir besi hitam, derap langkah kuda bendi, hingga keajaiban gumuk pasir purba.

Upacara Tradisi Labuhan Parangkusumo Keraton Jogja Tradisi & Budaya Luhur

Upacara Tradisi Labuhan Parangkusumo Keraton Jogja

Tradisi sakral tahunan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang digelar setiap tanggal 30 Rajab (Tingalan Jumenengan Dalem). Rombongan abdi dalem membawa ubarampe sesaji dari Keraton untuk dilarung ke Samudra Hindia sebagai wujud rasa syukur atas ketenteraman dan keharmonisan alam semesta.

Gratis Terbuka untuk Umum Jadwal Kalender Adat Keraton (Pagi 07.30 - 11.00 WIB)
Situs Cepuri Parangkusumo & Batu Cinta Cagar Budaya Sakral

Situs Cepuri Parangkusumo & Batu Cinta

Situs cagar budaya sakral berpagar putih di mana terdapat dua batu karang hitam (Batu Gilang). Tempat pertapaan Panembahan Senopati (pendiri Mataram Islam) saat bermunajat dan bertemu dengan penguasa laut selatan, Kanjeng Ratu Kidul. Area ziarah yang sering dikunjungi untuk memanjatkan doa ketenangan hidup.

Infaq Sukarela / Juru Kunci 24 Jam (Kecuali Waktu Perawatan)
Panorama Senja Lembayung Pasir Hitam Vulkanik Panorama Bahari

Panorama Senja Lembayung Pasir Hitam Vulkanik

Menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) dengan kilauan pasir hitam berkandungan besi vulkanik alami yang memantulkan semburat jingga keemasan. Deburan ombak Samudra Hindia yang bergemuruh berpadu dengan hembusan angin sejuk menciptakan momen fotografi lanskap yang memesona.

Termasuk Tiket TPR (Rp 15.000) Waktu Emas: 16.00 - 18.15 WIB
Susur Pesisir dengan Bendi / Andong Tradisional Aktivitas Wisata

Susur Pesisir dengan Bendi / Andong Tradisional

Sensasi klasik menaiki kereta kuda (bendi pesisir) yang ditarik kuda-kuda sehat terlatih, menyusuri garis pantai sepanjang 2 hingga 3 kilometer dari Pantai Parangkusumo menuju Pantai Parangtritis. Gemerincing lonceng bendi dan angin laut memberikan kenangan nostalgia berlibur yang otentik.

Rp 50.000 - Rp 70.000 / Putaran Pesisir 07.00 - 18.00 WIB
Gumuk Pasir Parangkusumo (Barchan Dunes) Fenomena Alam Langka

Gumuk Pasir Parangkusumo (Barchan Dunes)

Fenomena alam bukit pasir langka tipe Barchan yang hanya ada dua di dunia (salah satunya di Parangkusumo Yogyakarta). Hamparan gumuk pasir alami tempat favorit untuk aktivitas seluncur pasir (sandboarding), pemotretan estetik, dan spot bermain layang-layang raksasa.

Tiket Masuk: Gratis / Parkir Rp 5.000 06.00 - 18.30 WIB
Kuliner Pesisir: Wedang Ronde & Jagung Bakar Senja Kuliner Otentik

Kuliner Pesisir: Wedang Ronde & Jagung Bakar Senja

Menikmati malam pesisir dengan sajian hangat wedang ronde jahe legit berisi bulatan ketan manis dan kacang tanah sangrai, ditemani jagung bakar manis pedas mentega yang dibakar di atas arang batok kelapa. Suasana hangat obrolan santai di bawah hembusan angin laut malam hari.

Mulai Rp 8.000 - Rp 15.000 / porsi 15.00 - 23.00 WIB
Buka Katalog Seluruh Atraksi & Panduan
Himbauan Penting SAR Linmas

Panduan Keselamatan Berwisata di Pantai Selatan

Karakteristik Samudra Hindia di pesisir Parangkusumo memiliki ombak besar dengan fenomena Palung Laut (Rip Current) atau arus balik yang kuat ke tengah samudra. Nikmati keindahan pantai dengan selalu mematuhi instruksi petugas pos keselamatan.

ATURAN UTAMA KESELAMATAN:
Dilarang keras berenang, mandi, atau bermain air hingga ke tengah ombak laut. Nikmati pesona pantai dari batas garis pasir yang kering.
  • Jangan Berenang Melewati Rambu Bendera Merah

    Bendera merah yang dipasang tim SAR menandakan adanya palung bawah laut yang dalam dan berbahaya.

  • Pantau Anak-Anak dan Lansia

    Selalu dampingi anggota keluarga saat berjalan-jalan menyusuri bibir pantai berpasir.

  • Dengarkan Pengumuman Pengeras Suara SAR

    Petugas menara pantau secara berkala memberikan arahan pasang surut air laut dan gelombang tinggi.

  • Jaga Kebersihan Pasir Hitam Vulkanik

    Buang sampah pada tempat yang tersedia demi menjaga kelestarian ekosistem pantai dan penyu bertelur.

Aksesibilitas & Panduan Arah

Cara Menuju Pantai Parangkusumo

1

Dari Titik Nol Km Jogja / Malioboro

Ambil arah selatan melewati Jl. Brigjen Katamso -> Jl. Parangtritis lurus sejauh 28 km tanpa belok hingga tiba di gerbang TPR Parangtritis - Parangkusumo.

2

Dari Bandara YIA (Yogyakarta International Airport)

Melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ke arah timur melintasi Jembatan Kretek II yang megah (+- 45 menit perjalanan mobil).

3

Transportasi Publik (DAMRI / Bus)

Tersedia armada bus DAMRI rute Terminal Giwangan - Pantai Parangtritis dengan tarif Rp 15.000 per orang, dilanjutkan jalan kaki 5 menit ke arah barat menuju Parangkusumo.

Pelayanan Wisatawan

Ada Pertanyaan Terkait Kunjungan Hari Ini?

Ingin mengetahui cuaca terkini di pantai, jadwal upacara labuhan berikutnya, atau pemesanan bendi untuk rombongan keluarga? Hubungi pos informasi kami secara langsung.

Pos Informasi Wisata Pantai Parangkusumo, Jl. Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kec. Kretek, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta 55772
WhatsApp: 0812-3456-7890 (Pos SAR & Panduan Wisata)
Buka 24 Jam (Petugas Pos & SAR Siaga Pukul 06.00 - 19.00 WIB)
Chat WhatsApp Layanan Wisatawan
Dokumentasi Visual Terkini

Keindahan Lensa Pantai Parangkusumo

Jelajahi Seluruh Galeri Foto →
Kemilau Senja di Hamparan Pasir Hitam Vulkanik Sunset Lembayung

Kemilau Senja di Hamparan Pasir Hitam Vulkanik

Pantulan cahaya emas matahari terbenam menyinari butiran pasir besi yang membasah ter...

Bibir Pantai Parangkusumo
Kekhidmatan Kompleks Sakral Cepuri & Bunga Tabur Situs Cepuri

Kekhidmatan Kompleks Sakral Cepuri & Bunga Tabur

Suasana hening di balik tembok putih Cepuri tempat bersemayamnya dua Batu Gilang peti...

Kompleks Cagar Budaya Cepuri
Bendi Tradisional Melintasi Garis Pantai Sore Wahana Pesisir

Bendi Tradisional Melintasi Garis Pantai Sore

Kusir bendi memacu kuda dengan anggun di sepanjang tepian ombak, menawarkan panorama...

Pesisir Parangkusumo - Parangtritis
Gundukan Gumuk Pasir Tipe Barchan yang Langka di Asia Gumuk Pasir

Gundukan Gumuk Pasir Tipe Barchan yang Langka di Asia

Pola gelombang pasir yang terbentuk alami oleh embusan angin laut selatan, lokasi fav...

Kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo
Arak-arakan Uborampe Upacara Labuhan Ageng Keraton Upacara Budaya

Arak-arakan Uborampe Upacara Labuhan Ageng Keraton

Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengarak sesaji labuhan ageng menuju bib...

Kawasan Upacara Adat Parangkusumo
Kehangatan Wedang Ronde di Bawah Langit Malam Pesisir Kuliner Malam

Kehangatan Wedang Ronde di Bawah Langit Malam Pesisir

Menikmati seduhan jahe hangat dengan bola ketan manis di deretan warung lesehan ditem...

Sentra Kuliner Pesisir Parangkusumo
Panduan Informasi Praktis

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kumpulan informasi penting seputar tiket, keselamatan laut, etika sakral Cepuri, dan waktu terbaik berkunjung.

Apakah mitos larangan memakai baju warna hijau benar di Pantai Parangkusumo?

Secara ilmiah dan keselamatan SAR Linmas, warna hijau pupus atau hijau laut memiliki spektrum yang sangat mirip dengan warna air laut Samudra Hindia dan buih ombak. Bila terjadi keadaan darurat, tim SAR akan jauh lebih sulit mendeteksi posisi korban di tengah laut bila mengenakan baju berwarna hijau laut. Pengunjung sangat dianjurkan mengenakan warna cerah (oranye, merah, kuning, putih) demi memudahkan pemantauan keselamatan.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung menikmati pemandangan dan sunset?

Waktu paling ideal adalah sore hari antara pukul 15.30 hingga 18.00 WIB saat matahari mulai condong ke barat dan suhu pasir mulai sejuk. Pada jam ini, pantulan warna jingga keemasan di atas pasir hitam vulkanik menghasilkan pemandangan yang luar biasa indah.

Apa saja tata tertib bagi wisatawan yang ingin masuk ke Kompleks Situs Cepuri?

Pengunjung diwajibkan berpakaian sopan dan tertutup (menghindari celana terlalu pendek atau pakaian minim), melepas alas kaki saat memasuki area Batu Gilang, menjaga ketenangan (tidak berbicara kotor atau berteriak), serta menjaga kebersihan dari puntung rokok dan sampah.

Apakah tiket retribusi TPR sudah mencakup pantai lainnya di kawasan selatan?

Ya, sistem retribusi Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis dikelola secara terpadu oleh Pemkab Bantul. Dengan satu kali membayar tiket Rp 15.000 per orang di gerbang utama, Anda sudah bebas berpindah mengunjungi Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, dan Pantai Depok.

Apakah diperbolehkan membawa anak-anak dan lansia ke pantai ini?

Sangat diperbolehkan dan ramah keluarga. Area tepi pantai berpasir landai sangat menyenangkan untuk bermain pasir, naik bendi, atau duduk santai di tikar payung. Namun, anak-anak wajib selalu dalam jangkauan dan pengawasan orang tua serta tidak dibiarkan bermain di bibir air ombak.